E-banking
Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel
ini tidak memiliki referensi
atau sumber tepercaya
sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan
referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus
sewaktu-waktu oleh Pengurus. (2011)
|
Aplikasi
teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi,
efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem
penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya
aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking
tidak akan jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam
penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk
dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk
bertransaksi dan meng-update data pribadinya. Adapun persyaratan bisnis dari
internet banking antara lain: a). aplikasi mudah digunakan; b). layanan dapat
dijangkau dari mana saja; c). murah; d). dapat dipercaya; dan e). dapat
diandalkan (reliable).
Di
Indonesia, internet banking telah diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak
beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar baik BUMN atau swasta Indonesia yang
menyediakan layanan tersebut antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BII, Lippo Bank, Permata
Bank dan sebagainya. Internet banking telah memberikan keuntungan kepada pihak
bank antara lain:
- Business expansion
- Customer loyality
- Revenue and cost improvement
- Competitive advantage
- New business model
Business
expansion. Dahulu
sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang untuk beroperasi di tempat
tertentu. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM
sehingga dia dapat hadir di tempat tersebut. Kemudian ada phone banking yang
mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon untuk
melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang ada internet banking yang lebih
mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu.
Customer
loyality. Khususnya
nasabah yang sering bergerak (mobile), akan merasa lebih nyaman untuk melakukan
aktivitas perbankannya tanpa harus membuka account di bank yang berbeda-beda di
berbagai tempat. Dia dapat menggunakan satu bank saja.
Revenue and
cost improvement. Biaya untuk
memberikan layanan perbankan melalui Internet Banking dapat lebih murah
daripada membuka kantor cabang atau membuat mesin ATM.
Competitive
advantage. Bank yang
memiliki internet banking akan memiliki keuntungan dibandingkan dengan bank
yang tidak memiliki internet banking. Dalam waktu dekat, orang tidak ingin
membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet Banking.
New business
model. Internet
Banking memungkinan adanya bisnis model yang baru. Layanan perbankan baru dapat
diluncurkan melalui web dengan cepat.
Berbagai jenis teknologinya diantaranya meliputi:
- Anjungan Tunai Mandiri (Automated Teller Machine)
- Sistem Aplikasi Perbankan (Banking Application System)
- Sistem Penyelesaian Bruto Waktu-Nyata (Real-Time Gross Settlement System)
- Perbankan Daring (Internet Banking)
- Sistem Kliring Elektronik
Bank Indonesia sendiri lebih sering menggunakan
istilah Teknologi Sistem Informasi Perbankan untuk semua terapan
teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan, atau lebih populer
dengan istilah perbankan elektronik (electronic banking)
Keterhubungan
Saat ini
sebagian besar layanan perbankan elektronik terkait langsung dengan rekening
bank. Jenis perbankan elektronik yang tidak terkait rekening biasanya berbentuk
nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (cip
dalam kartu pintar). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas
transaksi, berbagai jenis perbankan elektronik semakin sulit dibedakan karena
fungsi dan fiturnya cenderung terintegrasi atau mengalami konvergensi. Sebagai
contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic strip” yang
memungkinkan transaksi terkait dengan rekening bank, dan juga memiliki nilai
moneter yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis kartu tersebut
disebut “debit card” oleh merchant atau vendor.
Jenis layanan
Perbankan Daring
Perbakan
daring (online banking) pada dasarnya merupakan gabungan dua istilah
dasar yaitu daring (online)
dan perbankan (banking). Saat ini internet
telah menghubungkan lebih dari 100.000 jaringan komputer di dunia dengan pengguna lebih dari 100
juta orang. Dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non-finansial)
melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
Jenis transaksi :
Jenis transaksi :
- Transfer dana,
- Informasi saldo
- Informasi nilai tukar
- Pembayaran tagihan (misal: kartu kredit, rekening telepon, rekening listrik, asuransi)
- Pembelian (misal: pulsa ponsel, tiket pesawat, saham)
Perbankan bergerak
Perbankan
bergerak (mobile banking) adalah layanan perbankan yang dapat diakses
langsung melalui telepon seluler GSM
dengan menggunakan SMS.
Jenis transaksi:
Jenis transaksi:
- Transfer dana
- Informasi saldo
- Mutasi rekening
- Informasi nilai tukar
- Pembayaran (kartu kredit, rekening listrik, rekening telepon, asuransi)
- Pembelian (pulsa isi ulang, saham).
Kejahatan dalam Perbankan Elektronik
Lubang
keamanan (security hole) akan selalu ada, hal ini bisa diamati dari
situs web yang melaporkan adanya lubang keamanan setiap hari. Namun bisnis
tidak dapat berhenti karena adanya potensi lubang keamanan.
Untuk
sekadar transaksi yang bersifat informatif (tidak ada pengurangan saldo) maka
cukup menggunakan sandi lewat (password) untuk masuk, tetapi untuk
transaksi yang sifatnya memindahkan/mengurangi saldo nasabah diminta untuk
memasukan pin yang dihasilkan oleh suatu alat yang biasa disebut token atau
pin. Alat ini akan mengeluarkan deretan angka (biasanya 6 digit) yang hanya
identik dengan rekening nasabah tersebut. Jadi token lain tidak mungkin bisa
digunakan pada rekening tersebut. Yang dapat dilakukan adalah meningkatkan
tingkat kesulitan untuk masuk dengan menggunakan pengamanan-pengamanan, dinding
api (firewal) & IDS (dalam kasus server Internet). kejahatan siber
yang merupakan kejahatan di dunia maya (siber) sangat memungkinkan data nasabah
di sadap pada saat melakukan transaksi perbankan elektronik.
Tips Aman E-banking
- Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain.
- setiap melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima respons balik atas transaksi tersebut.